Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, di mana tatanan masyarakat berpusat pada manusia (human–centered) dan berbasis teknologi (technology based, merupakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang memperhatikan sisi kemanusiaan. Era ini akan mentransformasi jutaan data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan. Tentu saja diharapkan menjadi kearifan baru dalam tatanan bermasyarakat, terlebih dalam dunia pendidikan dan secara khusus pada Pendidikan Agama Islam. Tidak dapat dipungkiri, transformasi ini akan membantu stake holders pendidikan mulai Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) untuk mengelola data dan informasi secara cepat dan akurat dengan menfaatkan teknologi. Menjawab persoalan ini, Pokjawas-PAI Nasional meluncurkan aplikasi yang dikemas dalam satu genggaman dengan nama SIMPINTER (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Terintegrasi)